Menu

Mode Gelap
Ponsel Lipat Terbaru Samsung Akan Meluncur di Paris Tanggal 10 Juli, Siap-Siap Terkejut! Samsung, AI Canggih yang Paham Bahasa Indonesia Kita 4 HP Samsung Tak Dapat Update Keamanan, Masih Amankah Digunakan? Rasakan Pengalaman Teknologi Terbaru di Samsung Experience Lounge Pondok Indah Golf! Bongkar Rahasia Samsung Galaxy A55, Wajib Tahu Sebelum Beli! Kamera Canggih, Samsung Galaxy A35 5G Bikin Food Photography Makin Kece!

Headline · 17 Mei 2024 01:08 WIB · Waktu Baca

Misi Menemukan Planet Baru: Satelit Pemburu NASA Kembali Beroperasi!

Satelit Pemburu Exoplanet Milik NASA Kembali Beroperasi Perbesar


Misi Menemukan Planet Baru: Satelit Pemburu NASA Kembali Beroperasi!

Satelit Pemburu Exoplanet Milik NASA Kembali Beroperasi

Satelit milik NASA yang bertugas memburu exoplanet, atau planet di luar tata surya kita, telah kembali beroperasi setelah mengalami perbaikan selama beberapa bulan. Satelit yang bernama Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) ini diluncurkan pada tahun 2018 dan telah menemukan ribuan exoplanet sejak saat itu.

TESS bekerja dengan mengamati bintang-bintang di langit dan mencari penurunan kecerahan yang disebabkan oleh planet yang melintas di depannya. Dengan cara ini, TESS dapat mendeteksi exoplanet yang mengorbit bintang-bintang tersebut.

Kembalinya TESS ke operasi merupakan kabar baik bagi para astronom yang mempelajari exoplanet. TESS diharapkan dapat menemukan lebih banyak exoplanet di tahun-tahun mendatang, termasuk planet-planet yang berpotensi layak huni bagi kehidupan.

Satelit Pemburu Exoplanet Milik NASA Kembali Beroperasi

NASA kembali mengoperasikan satelit pemburu exoplanetnya, TESS, setelah perbaikan. Satelit ini telah menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan pada tahun 2018.

Lima aspek penting terkait satelit pemburu exoplanet milik NASA yang kembali beroperasi:

  1. Penemuan baru: TESS diharapkan menemukan lebih banyak exoplanet di masa mendatang, termasuk yang berpotensi layak huni.
  2. Metode transit: TESS mendeteksi exoplanet dengan mengamati penurunan kecerahan bintang yang disebabkan oleh planet yang melintas di depannya.
  3. Ribuan exoplanet: TESS telah menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan, membantu kita lebih memahami tata surya kita dan kemungkinan kehidupan di luar Bumi.
  4. Perbaikan selesai: TESS telah selesai diperbaiki dan kembali beroperasi, melanjutkan misinya menemukan exoplanet.
  5. Masa depan exoplanet: Penemuan TESS akan membantu para ilmuwan lebih memahami pembentukan dan evolusi exoplanet, serta kemungkinan kehidupan di luar tata surya kita.

Kembalinya TESS ke operasi merupakan kabar baik bagi para astronom dan penggemar luar angkasa. Satelit ini akan terus memainkan peran penting dalam penemuan dan studi exoplanet, membantu kita lebih memahami alam semesta dan tempat kita di dalamnya.

Penemuan baru

Satelit pemburu exoplanet milik NASA, TESS, telah kembali beroperasi setelah perbaikan. Satelit ini telah menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan pada tahun 2018, dan diharapkan dapat menemukan lebih banyak lagi di masa mendatang, termasuk planet-planet yang berpotensi layak huni bagi kehidupan.

TESS bekerja dengan mengamati bintang-bintang di langit dan mencari penurunan kecerahan yang disebabkan oleh planet yang melintas di depannya. Dengan cara ini, TESS dapat mendeteksi exoplanet yang mengorbit bintang-bintang tersebut.

Kembalinya TESS ke operasi merupakan kabar baik bagi para astronom yang mempelajari exoplanet. Satelit ini diharapkan dapat membantu kita lebih memahami pembentukan dan evolusi exoplanet, serta kemungkinan kehidupan di luar tata surya kita.

Metode transit

Satelit pemburu exoplanet milik NASA, TESS, menggunakan metode transit untuk mendeteksi exoplanet. Metode ini bekerja dengan mengamati bintang-bintang di langit dan mencari penurunan kecerahan yang disebabkan oleh planet yang melintas di depannya.

Ketika sebuah planet melintas di depan bintang, sebagian cahaya bintang akan terhalang, menyebabkan penurunan kecerahan bintang. TESS dapat mendeteksi penurunan kecerahan ini dan menggunakannya untuk menentukan ukuran, massa, dan orbit planet.

Metode transit adalah metode yang sangat efektif untuk mendeteksi exoplanet. TESS telah menggunakan metode ini untuk menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan pada tahun 2018.

Ribuan exoplanet

Satelit pemburu exoplanet milik NASA, TESS, telah menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan pada tahun 2018. Penemuan-penemuan ini telah membantu kita lebih memahami tata surya kita dan kemungkinan kehidupan di luar Bumi.

Sebelum TESS diluncurkan, kita hanya mengetahui sedikit tentang exoplanet. Namun, berkat TESS, kita sekarang mengetahui bahwa exoplanet sangat umum di alam semesta. Faktanya, diperkirakan ada lebih banyak exoplanet daripada bintang di galaksi kita!

Penemuan TESS juga membantu kita memahami keragaman exoplanet. TESS telah menemukan exoplanet dalam berbagai ukuran, massa, dan orbit. Beberapa exoplanet berbatu dan kecil, sementara yang lain adalah raksasa gas yang lebih besar dari Jupiter.

Penemuan TESS juga membantu kita mengidentifikasi exoplanet yang berpotensi layak huni bagi kehidupan. Exoplanet yang layak huni adalah exoplanet yang memiliki kondisi yang tepat untuk mendukung kehidupan, seperti air cair dan suhu yang sesuai.

Penemuan TESS telah merevolusi pemahaman kita tentang alam semesta. Satelit ini telah membantu kita mengetahui bahwa tata surya kita hanyalah salah satu dari banyak tata surya di galaksi kita dan bahwa kehidupan mungkin ada di tempat lain di alam semesta.

Perbaikan selesai: TESS telah selesai diperbaiki dan kembali beroperasi, melanjutkan misinya menemukan exoplanet.

Setelah mengalami perbaikan, satelit pemburu exoplanet milik NASA, TESS, telah kembali beroperasi. Satelit ini telah menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan pada tahun 2018, dan diharapkan dapat menemukan lebih banyak lagi di masa mendatang.

TESS akan terus memainkan peran penting dalam penemuan dan studi exoplanet, membantu kita lebih memahami pembentukan dan evolusi exoplanet, serta kemungkinan kehidupan di luar tata surya kita.

Masa depan exoplanet

Satelit pemburu exoplanet milik NASA, TESS, telah kembali beroperasi setelah perbaikan. Satelit ini telah menemukan ribuan exoplanet sejak diluncurkan pada tahun 2018, dan diharapkan dapat menemukan lebih banyak lagi di masa mendatang.

Penemuan TESS akan membantu para ilmuwan lebih memahami pembentukan dan evolusi exoplanet, serta kemungkinan kehidupan di luar tata surya kita. Satelit ini akan terus memainkan peran penting dalam penemuan dan studi exoplanet, membantu kita lebih memahami alam semesta dan tempat kita di dalamnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waspada! Ini Bahaya Mengerikan Terlalu Sering Pakai Earphone

21 Mei 2024 - 17:24 WIB

Ini Bahayanya Terlalu Sering Menggunakan Earphone

Awas, Salah Pakai Lem Bulu Mata Bisa Bikin Kena Virus!

21 Mei 2024 - 16:17 WIB

Salah Lem Bulu Mata Bisa Bikin Kena Virus Penyebab Blefaritis

Fakta Anemia Zat Besi dan Folat, Bikin Lemas dan Pucat!

21 Mei 2024 - 15:34 WIB

3 Fakta Tentang Anemia Defisiensi Zat Besi Dan Folat

Sembelit Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya, Jangan Diabaikan!

21 Mei 2024 - 14:10 WIB

Sering Diabaikan Sembelit Bisa Jadi Pertanda Gonore

7 Rahasia Batu Empedu yang Tak Terkuak, Simak Penjelasannya!

21 Mei 2024 - 12:57 WIB

7 Gejala Batu Empedu Yang Diabaikan

Tanda Radang Amandel yang Wajib Diwaspadai, Jangan Disepelekan!

21 Mei 2024 - 12:14 WIB

Inilah Tanda Radang Amandel Perlu Dikhawatirkan
Trending di Headline