Menu

Mode Gelap
Samsung A35 5G Resmi Meluncur, Simak Harga dan Spesifikasi Gaharnya! Panduan Lengkap Setting Kamera Samsung S24 Ultra buat Rekam Konser Bruno Mars di Thailand Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 6: Tipis, Kamera 200 MP, Bakal Hajar Pesaing! Ponsel Lipat Terbaru Samsung Akan Meluncur di Paris Tanggal 10 Juli, Siap-Siap Terkejut! Samsung, AI Canggih yang Paham Bahasa Indonesia Kita 4 HP Samsung Tak Dapat Update Keamanan, Masih Amankah Digunakan?

Headline · 17 Mei 2024 00:20 WIB · Waktu Baca

Penampakan Matahari dari Dekat Ungkap Fenomena Misterius yang Tak Terduga

NASA Ungkap Penampakan Matahari dari Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga Perbesar


Penampakan Matahari dari Dekat Ungkap Fenomena Misterius yang Tak Terduga

Ligaponsel.com – NASA Ungkap Penampakan Matahari dari Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga

National Aeronautics and Space Administration (NASA) baru-baru ini merilis gambar matahari yang diambil dari jarak dekat. Gambar tersebut ditangkap oleh pesawat ruang angkasa Solar Dynamics Observatory (SDO) dan menunjukkan detail permukaan matahari yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Salah satu fenomena tak terduga yang terlihat dalam gambar adalah pusaran plasma yang sangat besar di atmosfer matahari. Pusaran ini berukuran lebih besar dari Bumi dan berputar dengan kecepatan tinggi. Para ilmuwan masih mempelajari pusaran ini, namun mereka percaya bahwa pusaran ini dapat memberikan petunjuk tentang cara kerja medan magnet matahari.

Gambar dari SDO juga menunjukkan fitur lain dari permukaan matahari, seperti bintik matahari dan suar matahari. Bintik matahari adalah area di permukaan matahari yang lebih dingin dan gelap dari daerah sekitarnya. Bintik matahari disebabkan oleh aktivitas medan magnet yang kuat. Suar matahari adalah ledakan energi yang terjadi di atmosfer matahari. Suar matahari dapat mengganggu komunikasi radio di Bumi dan bahkan menyebabkan gangguan pada jaringan listrik.

Gambar dari SDO memberikan wawasan baru tentang matahari dan proses yang terjadi di atmosfernya. Gambar-gambar ini akan membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang matahari dan memprediksi aktivitas matahari di masa depan.

Sumber:

  • NASA
  • Space.com

NASA Ungkap Penampakan Matahari dari Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga

Matahari, pusat tata surya kita, selalu menjadi objek yang menarik untuk dipelajari. Baru-baru ini, NASA merilis gambar matahari yang diambil dari jarak dekat, yang mengungkapkan fenomena tak terduga.

Lima aspek penting yang terungkap dari gambar tersebut antara lain:

  • Pusaran Plasma Raksasa: Pusaran plasma yang sangat besar berputar di atmosfer matahari.
  • Bintik Matahari Aktif: Area yang lebih dingin dan gelap di permukaan matahari yang disebabkan oleh medan magnet yang kuat.
  • Suar Matahari Intens: Ledakan energi yang terjadi di atmosfer matahari, yang dapat mengganggu komunikasi radio di Bumi.
  • Granulasi Permukaan: Pola butiran kecil di permukaan matahari yang menunjukkan konveksi di bawahnya.
  • Korona Panas: Lapisan terluar atmosfer matahari yang sangat panas dan memancarkan cahaya.

Gambar-gambar ini memberikan wawasan baru tentang matahari dan proses yang terjadi di atmosfernya. Gambar-gambar ini akan membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang matahari dan memprediksi aktivitas matahari di masa depan.

Pusaran Plasma Raksasa: Pusaran plasma yang sangat besar berputar di atmosfer matahari.

NASA baru-baru ini merilis gambar matahari yang diambil dari jarak dekat, yang mengungkapkan fenomena tak terduga, seperti pusaran plasma raksasa yang berputar di atmosfer matahari. Pusaran ini berukuran lebih besar dari Bumi dan berputar dengan kecepatan tinggi. Para ilmuwan masih mempelajari pusaran ini, namun mereka percaya bahwa pusaran ini dapat memberikan petunjuk tentang cara kerja medan magnet matahari.

Bintik Matahari Aktif: Area yang lebih dingin dan gelap di permukaan matahari yang disebabkan oleh medan magnet yang kuat.

Bintik matahari adalah area di permukaan matahari yang lebih dingin dan gelap dari daerah sekitarnya. Bintik matahari disebabkan oleh aktivitas medan magnet yang kuat. Medan magnet yang kuat di daerah ini menghambat aliran panas dari bagian dalam matahari ke permukaan, sehingga menyebabkan area tersebut menjadi lebih dingin dan gelap.

Bintik matahari dapat berukuran kecil atau besar, dan dapat bertahan selama beberapa hari atau bahkan beberapa bulan. Bintik matahari sering terjadi dalam kelompok, dan dapat terlihat dengan teleskop sederhana.

Bintik matahari penting untuk dipelajari karena dapat memberikan informasi tentang aktivitas matahari. Jumlah dan ukuran bintik matahari dapat digunakan untuk memprediksi aktivitas matahari di masa depan, seperti suar matahari dan lontaran massa korona.

Suar Matahari Intens: Ledakan energi yang terjadi di atmosfer matahari, yang dapat mengganggu komunikasi radio di Bumi.

Suar matahari adalah ledakan energi yang terjadi di atmosfer matahari. Suar matahari terjadi ketika energi magnet yang tersimpan di medan magnet matahari dilepaskan tiba-tiba.

Suar matahari dapat berukuran kecil atau besar, dan dapat berlangsung selama beberapa menit atau bahkan beberapa jam. Suar matahari yang besar dapat mengeluarkan energi sebanyak miliaran bom hidrogen.

Suar matahari dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap Bumi. Suar matahari dapat mengganggu komunikasi radio, menyebabkan gangguan pada jaringan listrik, dan bahkan membahayakan satelit.

Granulasi Permukaan: Pola butiran kecil di permukaan matahari yang menunjukkan konveksi di bawahnya.

Selain fenomena tak terduga yang telah disebutkan, gambar matahari yang diambil dari jarak dekat oleh NASA juga mengungkapkan detail menarik lainnya dari permukaan matahari.

Salah satu detail tersebut adalah granulasi permukaan matahari. Granulasi adalah pola butiran kecil yang terlihat di permukaan matahari. Butiran-butiran ini berukuran sekitar 1.000 kilometer dan merupakan puncak dari sel-sel konveksi di bawah permukaan matahari.

Sel-sel konveksi adalah daerah di mana plasma panas naik ke permukaan matahari dan kemudian mendingin dan tenggelam kembali ke bawah. Pola granulasi pada permukaan matahari menunjukkan bahwa konveksi terjadi di seluruh permukaan matahari.

Korona Panas: Lapisan terluar atmosfer matahari yang sangat panas dan memancarkan cahaya.

Selain fenomena tak terduga yang telah disebutkan, gambar matahari yang diambil dari jarak dekat oleh NASA juga mengungkapkan detail menarik lainnya dari permukaan matahari.

Salah satu detail tersebut adalah korona panas. Korona adalah lapisan terluar atmosfer matahari yang sangat panas dan memancarkan cahaya. Korona memanjang jutaan kilometer ke luar angkasa dan dapat terlihat selama gerhana matahari total.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rambut Rontok? Begini Cara Atasinya dengan Transplantasi Rambut

23 Mei 2024 - 17:46 WIB

Begini Transplantasi Rambut Untuk Atasi Kebotakan

5 Rahasia Tingkatkan Kesehatan Mental di 2019

23 Mei 2024 - 16:55 WIB

5 Tips Tingkatkan Kesehatan Mental Di 2019

4 Destinasi Liburan Sehat 2019 yang Akan Merevolusi Kesejahteraan Anda

23 Mei 2024 - 14:50 WIB

4 Rekomendasi Tempat Liburan 2019 Paling Sehat

Waspada! Gangguan Kesehatan Ini Wajib Periksa Feses

23 Mei 2024 - 14:34 WIB

Gangguan Kesehatan Ini Perlu Cek Feses Di Rumah Sakit

Darah, Kunci Rahasia Kesehatan, Benarkah?

23 Mei 2024 - 13:00 WIB

Darah Jadi Sampel Utama Untuk Tes Hematologi Benarkah

Kenali 7 Gejala Tersembunyi Chlamydia yang Wajib Diwaspadai!

23 Mei 2024 - 12:17 WIB

Mengidap 7 Gejala Ini Awas Bisa Jadi Menandai Chlamydia
Trending di Headline