Menu

Mode Gelap
Ponsel Lipat Terbaru Samsung Akan Meluncur di Paris Tanggal 10 Juli, Siap-Siap Terkejut! Samsung, AI Canggih yang Paham Bahasa Indonesia Kita 4 HP Samsung Tak Dapat Update Keamanan, Masih Amankah Digunakan? Rasakan Pengalaman Teknologi Terbaru di Samsung Experience Lounge Pondok Indah Golf! Bongkar Rahasia Samsung Galaxy A55, Wajib Tahu Sebelum Beli! Kamera Canggih, Samsung Galaxy A35 5G Bikin Food Photography Makin Kece!

Terkini · 10 Mei 2024 14:26 WIB · Waktu Baca

Manfaat Ikan Saat Hamil, Tapi Waspadai Yang Ini!

Makan Ikan Saat Hamil Bermanfaat Tapi Perhatikan Hal Ini Perbesar


Manfaat Ikan Saat Hamil, Tapi Waspadai Yang Ini!

Makan Ikan Saat Hamil Bermanfaat Tapi Perhatikan Hal Ini

Makan ikan saat hamil memang bermanfaat, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Ikan mengandung banyak nutrisi penting untuk ibu hamil dan janin, seperti protein, asam lemak omega-3, dan vitamin D. Namun, beberapa jenis ikan juga mengandung merkuri yang dapat berbahaya bagi janin.

Jadi, jenis ikan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil? Berikut daftarnya:

  1. Ikan yang boleh dikonsumsi:
  • Salmon
  • Tuna
  • Sarden
  • Makarel
  • Ikan kembung

Ikan yang tidak boleh dikonsumsi:

  • Ikan hiu
  • Ikan todak
  • Ikan marlin
  • Ikan tuna sirip kuning
  • Ikan tuna mata besar

Selain jenis ikan, ibu hamil juga perlu memperhatikan jumlah ikan yang dikonsumsi. Disarankan untuk mengonsumsi ikan sebanyak 2-3 porsi per minggu. Satu porsi ikan setara dengan sekitar 100 gram.

Dengan memperhatikan jenis dan jumlah ikan yang dikonsumsi, ibu hamil bisa mendapatkan manfaat ikan tanpa khawatir akan bahaya merkuri.

Makan Ikan Saat Hamil Bermanfaat Tapi Perhatikan Hal Ini

Ikan adalah sumber protein, asam lemak omega-3, dan vitamin D yang baik untuk ibu hamil dan janin. Namun, tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi saat hamil karena beberapa jenis ikan mengandung merkuri yang dapat berbahaya bagi janin.

Berikut adalah 6 aspek penting yang perlu diperhatikan saat makan ikan saat hamil:

  1. Jenis ikan: Tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi saat hamil. Hindari ikan yang mengandung merkuri tinggi seperti ikan hiu, ikan todak, dan ikan marlin.
  2. Jumlah ikan: Disarankan untuk mengonsumsi ikan sebanyak 2-3 porsi per minggu. Satu porsi ikan setara dengan sekitar 100 gram.
  3. Cara memasak ikan: Ikan sebaiknya dimasak hingga matang untuk membunuh bakteri dan parasit yang mungkin ada. Hindari mengonsumsi ikan mentah atau setengah matang.
  4. Manfaat ikan: Ikan mengandung banyak nutrisi penting untuk ibu hamil dan janin, seperti protein, asam lemak omega-3, dan vitamin D.
  5. Bahaya merkuri: Merkuri dapat berbahaya bagi janin karena dapat menyebabkan masalah perkembangan otak dan sistem saraf.
  6. Sumber alternatif: Jika khawatir akan merkuri, ibu hamil bisa mendapatkan nutrisi dari sumber lain seperti telur, daging, atau kacang-kacangan.

Dengan memperhatikan 6 aspek penting ini, ibu hamil bisa mendapatkan manfaat ikan tanpa khawatir akan bahaya merkuri.

Jenis ikan

Ikan merupakan sumber protein, asam lemak omega-3, dan vitamin D yang penting untuk ibu hamil dan janin. Namun, tidak semua jenis ikan aman dikonsumsi saat hamil karena beberapa jenis ikan mengandung merkuri yang dapat berbahaya bagi janin.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih ikan yang aman dikonsumsi saat hamil:

  • Pilih ikan yang rendah merkuri, seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel.
  • Hindari ikan yang tinggi merkuri, seperti ikan hiu, ikan todak, dan ikan marlin.
  • Konsumsi ikan sebanyak 2-3 porsi per minggu.
  • Masak ikan hingga matang untuk membunuh bakteri dan parasit.

Dengan mengikuti tips ini, ibu hamil bisa mendapatkan manfaat ikan tanpa khawatir akan bahaya merkuri.

Jumlah ikan

Selain memperhatikan jenis ikan yang dikonsumsi, ibu hamil juga perlu memperhatikan jumlah ikan yang dikonsumsi. Disarankan untuk mengonsumsi ikan sebanyak 2-3 porsi per minggu. Satu porsi ikan setara dengan sekitar 100 gram.

Mengonsumsi ikan terlalu banyak dapat meningkatkan risiko terkena merkuri. Sebaliknya, mengonsumsi ikan terlalu sedikit dapat membuat ibu hamil dan janin kekurangan nutrisi penting. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi ikan dalam jumlah yang cukup.

Jika ibu hamil kesulitan mengonsumsi ikan sebanyak 2-3 porsi per minggu, dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan. Suplemen minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk ibu hamil dan janin.

Cara memasak ikan: Ikan sebaiknya dimasak hingga matang untuk membunuh bakteri dan parasit yang mungkin ada. Hindari mengonsumsi ikan mentah atau setengah matang.

Selain memperhatikan jenis dan jumlah ikan yang dikonsumsi, ibu hamil juga perlu memperhatikan cara memasak ikan. Ikan sebaiknya dimasak hingga matang untuk membunuh bakteri dan parasit yang mungkin ada. Hindari mengonsumsi ikan mentah atau setengah matang, seperti sushi atau sashimi.

Ikan yang dimasak hingga matang memiliki tekstur yang lebih lembut dan mudah dicerna. Selain itu, ikan yang dimasak hingga matang juga lebih aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena bakteri dan parasit sudah mati.

Manfaat ikan

Ikan merupakan sumber protein, asam lemak omega-3, dan vitamin D yang sangat baik untuk ibu hamil dan janin. Protein sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, sedangkan asam lemak omega-3 berperan penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Vitamin D juga penting untuk kesehatan tulang ibu hamil dan janin.

Selain itu, ikan juga mengandung zat besi, seng, dan yodium yang penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, sedangkan seng berperan penting dalam perkembangan janin. Yodium sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin.

Bahaya merkuri: Merkuri dapat berbahaya bagi janin karena dapat menyebabkan masalah perkembangan otak dan sistem saraf.

Selain manfaatnya, ibu hamil juga perlu memperhatikan bahaya merkuri yang terkandung dalam ikan. Merkuri adalah logam berat yang dapat terakumulasi dalam tubuh dan berbahaya bagi janin. Merkuri dapat menyebabkan masalah perkembangan otak dan sistem saraf janin, seperti gangguan belajar, gangguan koordinasi, dan bahkan kerusakan otak.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu memilih jenis ikan yang rendah merkuri dan membatasi konsumsi ikan yang tinggi merkuri. Ikan yang tinggi merkuri antara lain ikan hiu, ikan todak, dan ikan marlin. Sementara itu, ikan yang rendah merkuri antara lain salmon, tuna, sarden, dan makarel.

Sumber alternatif

Selain ikan, ibu hamil juga bisa mendapatkan nutrisi penting dari sumber lain, seperti telur, daging, atau kacang-kacangan. Telur mengandung protein yang tinggi, sedangkan daging mengandung zat besi dan seng. Kacang-kacangan mengandung protein, serat, dan zat besi.

Dengan mengonsumsi makanan yang bervariasi, ibu hamil bisa mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tanpa harus khawatir akan merkuri.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahasia Terkini Cegah Flu Burung yang Jarang Diketahui!

21 Mei 2024 - 17:52 WIB

10 Cara Cegah Penularan Flu Burung

Sirosis: Musuh Hati yang Harus Diwaspadai, Temukan Cara Ampuh Mengatasinya!

21 Mei 2024 - 16:01 WIB

Kenalan Dengan Sirosis Dan Gejalanya

Bahaya Mengintai Jika Malas Bersihkan Makeup Sebelum Tidur

21 Mei 2024 - 15:14 WIB

Jangan Malas Ini Bahaya Tidak Membersihkan Makeup Sebelum Tidur

Komplikasi PKU yang Jarang Diketahui Namun Berbahaya

21 Mei 2024 - 13:54 WIB

Ini Komplikasi Yang Mungkin Terjadi Akibat Fenilketonuria

4 Rahasia Ampuh Basmi Flek Hitam, Wajah Cerah Seketika!

21 Mei 2024 - 12:40 WIB

4 Perawatan Wajah Untuk Usir Flek Hitam

Terkuak! Ini Dia Rahasia Terhindar dari Bahaya Filariasis

21 Mei 2024 - 11:23 WIB

Ini Penyebab Filariasis Yang Perlu Dihindari
Trending di Terkini